Text
Hukum Hakim Dan Keadilan Tuhan
Bismar Siregar e Ba Sumatera Utara 15 November 1930
Progetahuan Masyarakat. United tahun 1956 Selan usa mengkut Come University of Nevada Ben (1971) Alabama Toon Calosa (1977) Movenity of Tes Dallas (1979) dan (1990)
Setelah kulus Sithasarjana kuma menjadi ستم Kejaksaan Negen Makassar (1959-1960), dan Keksaan Negen An (1960-19617 lalu menjadi lukim di Pengadilan Negeri Pangkal Pinang (1961-1963) Pengadilan Negeri Pontianak (1962-1968) dan Pengadilan Negen Jakarta Utara (1971 1920) Profera selanjutnya adalah Hakim Ting & Bandung (1981-1982) Hakim Tryg Medan (1982-1984), kemudian Hakm Arung pada Mahkamah Agung p 1984) Dalam dunia pendidikan ia mengajar & Fakultas Hukum Unversitas Neinal Jakarta (1989-1993), Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (1974) Fakultas Hukum Universitas Pancaula Jakarta ( 1988), den Fakultas Syariat W Syarıl Hidayatullah Jakarta (sejak 1985)
Pakar hukum ini akal menulis artikel tentang masalah hukum dan kemasyarakatan berbagai media massa Buku ini adalah kumpulan karangan pas dar sunder treh ditambah beberapa makalah yang ditunuttu seminar
Di dalam kehidupan bangsa kita dewasa ini, adagium "meskipun langit runtuh, hukum harus tetap tegak tengah mengalami ujian berat. Betapa sering orang melakukan tindakan pelecehan hukum, sementara fungsi lembaga peradilan serta sagenap perangkatnya belum berjalan secara optimal. Perbaikan atra hukum merupakan salah satu agenda utama bangsa Indonesia.
Untuk mewujudkannya, berbagai kalangan telah memberikan sumbangan pemikiran. Dalam hubungan ini, pandangan dan solusi yang ditawarkan oleh Hakim Agung, Bismar Siregar, S.H. terkesan begitu sederhana dan bersahaja. Kesedarhaan ini tampak dori konsistensinya menggunakon tolok ukur agama, suatu aspek yang di dalam berbagai studi dan analisis sosial sering kali ditempatkan pada posisi "pinggiran Oleh sebagian kalangan, pandangan ini diamanas utooks dan idealistis, namun sesungguhnya ia menyentuh akar persoalan
Pokok-pokok pemikiran dan renungan Bismar, dengan gaya bertuts dan menyentuh, tertuang di dalam kumpulan karangan ini. Betapa teg pesan yang disampaikannya: hendaknya setiap manusia dari kalan termasuk praktisi hukum, lebih mengenal jati dirinya dalam mengemban tugas
sebagai wakil Tuhan di bumi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain