Text
Konsep & Implementasi Bank Syariah
Perbankan syariah dikenal sebagai bank yang tidak menerapkan sistem bunga seperti bank konvensional tainnya, melainkan "bagi hasil", yong tidak saja berdimensi materiil belaka tetapi juga dituntut unsur inmateriitnya. Hal terakhir inilah yang menjadi ciri utama dalam pengelolaan keuangan syariah ini, karena akan berdampak pada pertanggungjawaban seseorang di dunia dan akhirat kelak. Oleh karena itu. dalam pengelolaan ekonomi syariah kita mengenal beberapa sifat atau karakter and bara dimiliki oleh seorang yang diberi amanah, yaitu; shiddiq (benar, Jujuri, tabliq, amanah, istiqamah, dan fathanah.
Prinsip utama bank syariah adalah harus menuju pada pengembangan kesejahteraan masyarakat yang bermuara kepada kondisi sosial masyarakat yang menentramkan. Itulah sebabnya mengapa salah satu misi bank syarish adalah mengutamakan mobilisasi dana dari golongan menengah dan r memperbesar portofolio pembiayaan untuk skala menengah dan kecil, serta mendorong terwujudnya manajemen zakat, infak, dan sedekah yang lebth efektif sebagai kepada kepedulian sosial.
Pelayanan perbankan syariah merupakan gabungan antara aspek moral dan aspek bisnis. Dalam operasionalnya selalu bertujuan untuk mendapatkan profit dan terbebaskan dari unsur perjudian (Intended speculation, maysir, ketidakjelasan/manipulatif (gharar), dan riba. Oleh karena itu, bank syariah tidak bebas bertransaksi semaunya, melainkan harus mengintegrasikan nilai nilai moral dengan tindakan-tindakan ekonomi berdasarkan syariah. Uang dan kekayaan menjadi alat terpadu untuk mencapai kebaikan dalam masyarakat dan keridhaan Allah Swt.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain